TEMPO Interaktif, Jakarta - Kemarin siang Pesantren Al-Mukmin di Ngruki, Sukoharjo, lebih ramai daripada biasanya. Puluhan wartawan dari dalam dan luar negeri berdatangan ke pesantren itu. Mereka mencari kabar seputar Nur Said, lulusan Ngruki yang diduga terkait dengan pengeboman Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton di Mega Kuningan, Jakarta.
Meski membenarkan bahwa Nur Said pernah mondok di pesantren yang didirikannya, Abubakar Ba'asyir mengaku tak pernah mengenal bekas santri yang kini dicari-cari polisi itu. Berikut ini petikan wawancara sejumlah wartawan, termasuk Ahmad Rafiq dari Tempo, dengan Abubakar.
Tampilkan postingan dengan label jihad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jihad. Tampilkan semua postingan
Rabu, 22 Juli 2009
Selasa, 21 Juli 2009
Motif 'Bom Marriott 2'
20/07/2009 - 06:16
Empat Motif 'Bom Marriott 2'
Motif ideologis. Motif yang berlandaskan agama dan akan langsung mengarah pada sosok Nurdin M. Top dan Kelompok Jama'ah Islamiyah (KJI). Hal ini dikuatkan pada metode bom bunuh diri dan 'katanya' serpihan bom identik dengan hasil pengrebegan di Cilacap.
JW MARRIOT & TERORISME
Oleh Prince of Jihad pada Sabtu 18 Juli 2009, 06:23 PM
Arrahmah.Com - JW Marriot, dan Ritz Carlton, dua hotel mewah yang ditengarai milik jaringan bisnis yahudi di Jakarta di bom, Jum’at, 17 Juli 2009. Pasca pengeboman dua hotel tersebut, bisa dipastikan topik dan tema yang hangat diperbincangkan adalah terorisme. Sejak peristiwa 9/11 istilah terorisme atau Al Irhaab memang selalu menjadi istilah yang diperbincangkan dalam setiap kesempatan. Bagi seorang Muslim yang terpenting adalah mengetahui apakah status hukum terorisme ? dan apa pendapat ulama salaf mengenai terorisme ?
Arrahmah.Com - JW Marriot, dan Ritz Carlton, dua hotel mewah yang ditengarai milik jaringan bisnis yahudi di Jakarta di bom, Jum’at, 17 Juli 2009. Pasca pengeboman dua hotel tersebut, bisa dipastikan topik dan tema yang hangat diperbincangkan adalah terorisme. Sejak peristiwa 9/11 istilah terorisme atau Al Irhaab memang selalu menjadi istilah yang diperbincangkan dalam setiap kesempatan. Bagi seorang Muslim yang terpenting adalah mengetahui apakah status hukum terorisme ? dan apa pendapat ulama salaf mengenai terorisme ?
Memahami Latar Belakang & Makna Terorisme
Pertama, kita harus memahami bahwa ada perang antara Islam dan kufur. Kaum kuffar berperang ata nama apa yang mereka sebut terorisme. Kita harus memahami apa itu terorisme ? Kita harus pula peka bahwa orang menggunakan istilah ini dengan konteks rasa bangga dan setuju serta dengan konteks penyangkalan dan tidak setuju.
'Alumni Afghan': Fakta dan Opini
Fauzan Al-Anshari
Ketua Departemen Data dan Informasi MMI
Judul di atas mungkin terasa agak aneh, pasalnya kalimat dalam tanda petik di atas tampak tidak umum, mengingat istilah 'alumni' lazimnya dinisbatkan kepada mereka yang telah lulus dari jenjang pendidikan tertentu. Sedangkan kata 'Afghan' menunjukan nama sebuah negara yang lengkapnya bernama Afghanistan --sebuah negara Islam yang telah diserang dengan carpet-bombing oleh tentara koalisi pimpinan AS, Oktober dua tahun silam. Oleh karena itu, istilah 'Alumni Afghan' perlu saya jelaskan terlebih dahulu secara singkat sebagai berikut.
Ketua Departemen Data dan Informasi MMI
Judul di atas mungkin terasa agak aneh, pasalnya kalimat dalam tanda petik di atas tampak tidak umum, mengingat istilah 'alumni' lazimnya dinisbatkan kepada mereka yang telah lulus dari jenjang pendidikan tertentu. Sedangkan kata 'Afghan' menunjukan nama sebuah negara yang lengkapnya bernama Afghanistan --sebuah negara Islam yang telah diserang dengan carpet-bombing oleh tentara koalisi pimpinan AS, Oktober dua tahun silam. Oleh karena itu, istilah 'Alumni Afghan' perlu saya jelaskan terlebih dahulu secara singkat sebagai berikut.
Senin, 20 Juli 2009
Apa Dibalik Bom Marriott Dan Ritz Carlton
Pengeboman Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton di Mega Kuningan pada Jumat (17/7) adalah ulah dari teroris kelompok militan. Pelakunya diperkirakan lebih dari empat orang, dua orang menginap di Hotel Marriott, sisanya bergantian menyuplai bahan bom. Polisi menyampaikan data salah satu pelaku yang bernama Nurdin Azis itu check in sejak tanggal 15 Juli 2009 dikamar 1808. Polisi juga menemukan satu bom aktif dengan jenis yang sama di kamar tersebut. Bom berhasil diurai dan dijinakkan oleh tim Gegana Polri sekitar satu setengah jam setelah peledakan terjadi.
Terror Bom, Operasi Diskreditkan Islam
Oleh : Redaksi 20 Jul 2009 - 2:00 am
Rusuh Ketapang, Bom Bali, WTC, Marriot semuanya Menista Islam
Inilah petinggi perusahaan migas yang rapat di hotel JW Marriot sebelum bom meledak
Inilah petinggi-petinggi perusahaan migas yang sedang menggelar rapat bertajuk ICP Breakfast Roundtable di restoran Syailendra, hotel JW Marriott, sebelum bom meledak Jumat 17 Juli 2009 :
1. Patrick Foo, dari Ael Indonesia
2. Edward Thiessen, dari Alstom Power
3. Pedro Sole, dari Alstom Power
4. David Potter, dari Freeport Indonesia
5. Adrianto Machribi, dari Freeport Indonesia
6. Andy Cobham, dari Hill&Associates,
7. Tim Mackay, dari Holcim Indonesia
8. Kevin Moore, dari Husky Energy
9. Mariko Yoshihara, dari JAC Indonesia
10. Noke Kiroyan, dari Kiroyan Partners,
11. Roy Widosuwito, dari Perfetti Van Melle Indonesia
12. Nathan Verity, dari Verity HR
13. James Castle, dari Castle Asia
14. Max Boon, dari Castle Asia
15. Gary ford, dari Anadarko Indonesia
16. Garth McEvoy, dari Thiess Contractors Indonesia
Diantara yang menjadi korban tewas akibat ledakan bom adalah Nathan Verity, pebisnis asal Australia, yang berbisnis di bidang sumber daya manusia dan rekruitmen.
1. Patrick Foo, dari Ael Indonesia
2. Edward Thiessen, dari Alstom Power
3. Pedro Sole, dari Alstom Power
4. David Potter, dari Freeport Indonesia
5. Adrianto Machribi, dari Freeport Indonesia
6. Andy Cobham, dari Hill&Associates,
7. Tim Mackay, dari Holcim Indonesia
8. Kevin Moore, dari Husky Energy
9. Mariko Yoshihara, dari JAC Indonesia
10. Noke Kiroyan, dari Kiroyan Partners,
11. Roy Widosuwito, dari Perfetti Van Melle Indonesia
12. Nathan Verity, dari Verity HR
13. James Castle, dari Castle Asia
14. Max Boon, dari Castle Asia
15. Gary ford, dari Anadarko Indonesia
16. Garth McEvoy, dari Thiess Contractors Indonesia
Diantara yang menjadi korban tewas akibat ledakan bom adalah Nathan Verity, pebisnis asal Australia, yang berbisnis di bidang sumber daya manusia dan rekruitmen.
Bom ini terkait dengan bisnis Migas dan Pertambangan ?
Setiap tindakan pemboman pasti punya target sasaran yang ingin dihabisi nyawanya. Pertanyaannya Bom Carlton Marriot itu siapa target yang akan dibunuhnya ?.
Ada beberapa analisa yang menjabarkan kemungkinan target sebenarnya yang dijadikan sasarannya peledakan Bom Carlton Marriot ini, antara lain yaitu :
1. Orang-orang dari Warganegara Asing.
Hotel JW Marriot dan hotel Ritz Carlton, jika ditilik dari segi pemilihan lokasi tempat peledakan yang dikaitkan dengan sasaran orang-orang dari warganegara asing, sepertinya sudah cukup tepat. Walau tidak bisa dikatakan tepat 100%, jika ditilik dari maksimalisasi sasaran yang ingin dituju oleh teroris itu.
Ada beberapa analisa yang menjabarkan kemungkinan target sebenarnya yang dijadikan sasarannya peledakan Bom Carlton Marriot ini, antara lain yaitu :
1. Orang-orang dari Warganegara Asing.
Hotel JW Marriot dan hotel Ritz Carlton, jika ditilik dari segi pemilihan lokasi tempat peledakan yang dikaitkan dengan sasaran orang-orang dari warganegara asing, sepertinya sudah cukup tepat. Walau tidak bisa dikatakan tepat 100%, jika ditilik dari maksimalisasi sasaran yang ingin dituju oleh teroris itu.
Warga Cilacap Khawatir Masih Ada Sisa Bom
Ledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat di Cilacap, Jawa Barat dan aparat polisi di wilayah Kepolisian Banyumas, Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.
Itu terjadi karena belum lama berselang, tepatnya pada Selasa (14/7), satuan Anti Teror Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri yang sedang memburu biang teroris Noordin M Top dan kaki tangannya di Desa Pesuruhan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, menemukan sejumlah bahan peledak yang masih dikemas dalam plastik serta sebuah rakitan bom yang sudah siap.
Langganan:
Postingan (Atom)
